Pada 18–19 November 2024, Asosiasi Pengusaha Aqiqah Indonesia (ASPAQIN) menggelar Musyawarah Nasional (MUNAS) ke-4 di Bogor. Acara ini menjadi kesempatan strategis bagi pengusaha aqiqah untuk menyatukan visi, memperkuat industri aqiqah, dan meningkatkan kualitas layanan. Aqiqah86 hadir sebagai anggota asosiasi.
Tujuan MUNAS
- Memperkuat kebersamaan dan solidaritas anggota ASPAQIN.
- Mengembangkan industri aqiqah yang berkelanjutan dan berbasis teknologi.
- Meningkatkan kualitas layanan aqiqah dan kepuasan pelanggan.
- Meningkatkan peran ASPAQIN dalam pengembangan industri aqiqah nasional.
Rangkaian kegiatan
- Pembukaan dan sambutan oleh ketua ASPAQIN periode sebelumnya.
- Laporan pertanggungjawaban pengurus ASPAQIN.
- Pemilihan ketua baru melalui proses demokratis.
- Diskusi dan penyampaian aspirasi anggota tentang pengembangan industri aqiqah.
- Penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan pemerintah dan organisasi terkait.
- Pembahasan strategi dan presentasi perkembangan industri aqiqah di Indonesia.
Hasil MUNAS
- Terpilihnya Kang Yadi sebagai ketua ASPAQIN periode 2024.
- Penetapan strategi pengembangan industri aqiqah yang berkelanjutan.
- Penguatan kerja sama dengan Kementerian Agama, Kementerian Pertanian, dan organisasi terkait.
- Penetapan standar operasional pengelolaan aqiqah.
- Rencana pengembangan infrastruktur pengolahan daging kurban.
"Kami berkomitmen untuk memajukan industri aqiqah Indonesia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat kebersamaan anggota ASPAQIN." Kang Yadi, Ketua ASPAQIN periode 2024
MUNAS ke-4 memperkuat visi dan misi industri aqiqah Indonesia. ASPAQIN siap memainkan peran penting dalam pengembangan industri ini dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.